Surat Untuk Stiletto book

Surat Untuk Stiletto book
Dear stiletto,
                Perkenalkan saya adalah seorang siswi kelas dua SMA di salah satu sekolah unggulan di sebuah kota kecil di Sulawesi Selatan. Awalnya saya sangat tertarik dengan hadiah lomba yang keren-keren dan tidak bisa bersikap naif, memang hadiah lomba ini yang membuat saya ingin mengikutinya.
                Well, mungkin saya hanya satu dari ratusan penulis yang sempat mengirimkan naskah mereka ke stiletto book dan DITOLAK. Well, itulah saya. Waktu itu adalah hari-hari terberat yagn pernah saya alami. Tehun lalu saya jatuh cinta dengan dunia menulis, dan diakhir tahun yang sama saya harus menelan pil pahit naskah saya ditolak. Jujur, saya marah dan kecewa, bahkan sempat frustasi. Bukan pada penerbit stiletto, koneksi jaringan, ataupun laptop saya yang lalot. Saya kecewa, pada diri sendiri. saya kecewa karena kemampuan saya hanya segitu, bahkan kemampuan saya tidak cukup untuk membuat stiletto book melirik naskah saya.
                Pertengahan bulan desember, saya mengirimkan 4 bab pertama novel saya yang berjudul “edelweiss alpinum”, dan selama hari-hari menunggu keputusan itu adaah hari-hari yang paling meyiksa dalam hidup saya.
                Sebulan lebih sehari kemudian, saya menerima balasan dari stiletto. Sangat bahagia karena stiletto membalasnya....

                Dengan tangan gemetar, saya mendownload filer atachment-nya. Saat itu, adalah saat yang paling menegangkan dalam hidup saya. Tapi semuanya tak berlangsung lama. Semua perasaan bahagia, impian menjadi penulis, runtuh seketika oleh kata “mohon maaf”, dan tangis pilu sebagai tanda bahwa semuanya telah berakhir.



Jujur saja setelah itu, bahkan sampai sekarang rasa pesimis masih menghantui diri saya. Entah berupa sugesti atau bukan, setiap kali  menulis satu kata untuk kelanjutan novel, writer’s block memaksa saya menghentikan pekerjaan yang sangat saya sukai.
Sekarang saya membutuhkan inspirasi untuk kembali pada diri saya yang dulu. Saya ingat betul, hari dimana saya mengenal dan membaca nama “stiletto book” untuk pertama kalinya.
Pertengahan agustus, saya bergabung di sebuah grup khusus pecinta literasi via facebook, dan disana saya melihat stiletto book, sebagai salah satu penerbit yang menerbitkan buku penulis idola saya, lonyenk rap. “the (un)lucky girl”.
jujur saja, saya sangat ingin membaca buku ini, buk yang telah mengenalkan saya dengan stiletto book. 

Oh ya. Saya harap dapat membaca (memenangkan) buku ini, juga hadiah menarik lainnya. Tidak hanya buku ini. buku-buku lain yang menyita perhatian saya diantaranya:
















sampul buku-buku ini juga membuat saya sangat tertarik =)


oh ya. saya juga pernah mengikuti GA yang diadakan stiletto berhadiah novel bercover pink yang cantik di sebelah. sayang belum beruntug :).

novel dunia trisa juga membuat mata saya tak berhenti memandang covernya. judulnya keren, dan warna cover juga desainnya menarik. saya sangat berharap bisa memenangkan lomba ini. 


















Walaupun masih belum berjodoh, ataupun memang tidak ditakdirkan untuk berjodoh, saya berharap kesuksesan kedepannya untuk stiletto, dan semoga menjadi penerbit besar dan semakin hebat dalam menerbitkan buku-buku cantiknya.
Oh ya. Sebagai bahan referensi, saya membaca beberapa surat untuk stiletto, dan tahu satu hal. Stiletto sebentar lagi akan merayakan ulang tahun ke-3. Olehnya itu, saya berharap semua hal baik terjadi pada stiletoo book, dan semoga doa saya dikabulkan olehNya. Amiin.

Regards,

nurul jamil


Nurul mutmainnah jamil
Email: nuruljamil34@yahoo.com.au


#surat ini ditulis untuk diikutsertakan dalam “writing contest: surat untukstiletto book” (kategori loyal readers)

Posting Komentar

1 Komentar