Johanna Lindsey adalah seorang penulis bestseller New York Times. Ia adalah seorang penulis perempuan dengan 41 judul novel, sebagian besar mengusung tema romansa layaknya dalam buku ‘A rouge of my own’ ini. Saya sudah membaca buku ini sekitar sebulan yang lalu, tetapi baru sempat menulis ulasannya hari ini. Buku yang ditulis tahun 2009 ini, agaknya terlalu intim dan penuh fiksi. Namun tentu, segala sesuatu yang ditulis selalu menyimpan hal-hal menarik, termasuk buku ini.
Buku ini mengambil latar belakang kerajaan inggris, dengan segala intrik kekuasaan di dalam maupun luar istana. Jika partai politik inggris terbagi atas dua kubu yang saling bersaing, yakni Tory dan Whig, maka intrik di dalam kerajaan juga sama panasnya. Penulis menceritakan tentang romansa di dalam istana ini dengan berfokus pada seorang tokoh wanita muda, Rebecca, lady yang menjadi dayang sang ratu. Lady adalah seorang wanita bangsawan muda yang belum menikah dan ingin masuk ke istana sebagai dayang ratu.
Tidak seperti pelayan yang membereskan istana ataupun memasak, seorang lady di istana memiliki tugas tersendiri, seperti menghibur ratu, merajut, mengikuti pesta, hal-hal menyenangkan lainnya. Menjadi seorang lady di istana merupakan hal yang dicita-citakan banyak gadis bangsawan muda yang belum menikah. Hal ini tentu saja karena mereka dapat mencari pria bangsawan di setiap pesta kerajaan, juga membantu reputasi keluarga bangsawannya (bahkan pada zaman ini, tidak semua keturunan bangsawan berarti kaya).
Sisi positif dari buku ini adalah bagaimana penulis menggambarkan dengan gambling konflik dan persaingan di dalam istana, budaya dan kebiasaan mereka, serta hal-hal yang berbau politik seperti mata-mata, ataupun konspirasi politik.
Namun, bagai pedang bermata dua, buku ini juga menyajikan sisi negatif (Setidaknya dalam pandangan saya). Buku ini bisa dibilang sebuah cerita fiksi dewasa yang dikemas dengan intrik-intrik orang dewasa, seperti hubungan seks, kehamilan di luar pernikahan, juga tentu saja banyaknya adegan-adegan saling menggoda antar tokohnya. Sebagai seorang yang tidak begitu menyukai cerita serupa, saya mendapati beberapa halaman yang saya langkahi begitu saja. Tapi tentu saja, buku ini adalah sebuah hiburan yang menyenangkan, terutama bagi pembaca yang tertarik dengan budaya kerajaan inggris awal 90an.
Judul : A rough of my own
Penulis : Johanna Lindsey
Penerbit : Gagasmedia
Tahun Terbit : 2009
Tebal halaman : 397 hlm
***
Sedikit detail tentang buku ini, jika anda tertarik membacanya, silahkan membaca blurb buku ini terlebih dahulu:
Lady Rebecca Marshall memenuhi keinginan ibunya dengan menjadi dayang-dayang istana, mendampingi sang ratu. Kesempatan ini adalah pengobat kekecewaan beliau yang berharap sekali menikahkan putrinya itu dengan keturunan langsung Duke of Norfold. Raphael Locke –yang sayangnya sudah menikah dengan perempuan lain. Dalam suatu pesta di istana, Rebecca bertemu sepupu Raphael bernama Rupert, yang di matanya memiliki wajah seperti malaikat. Tetapi sebelum ia mengenal lelaki itu lebih jauh, Rebecca mendapat kabar bahwa ia adalah agen rahasia dari kerajaan lain.
Dicurigai sebagai mata-mata adalah hal terkonyol yang pernah didengar Rupert. Namun, saat menyadari Rebecca sedang menyelidikinya guna memastikan hal itu, Rupert malah tergoda untuk merayu lady manis itu naik ke ranjang bersamanya.
Kebahagiaan Rupert hanya berlangsung singkat, Rebecca datang kepadanya untuk menuntut tanggung jawab. Entah bagaimana dia yakin betul lady tersebut berusaha menjebaknya dengan berita kehamilan supaya bisa masuk dalam kelaurga besar Locke yang terkenal berkuasa dan kaya raya. Atas desakan pihak keluarga, akhirnya Rupert dan Rebecca resmi menjadi suami-istri.

0 Komentar