Review Buku Morning Glory: Kisah Indah Bisa Datang dari Ketidaksempurnaan


 

Lavyrle Spencer memang ahli dalam menulis kisah-kisah romansa orang dewasa dengan latar belakang yang rumit. Dalam buku morning glory ini, Spencer mempertemukan dua orang dewasa dengan luka yang dalam, dua orang yang sangat putus asa dengan hidup mereka masing-masing. Seperti buku ‘That Summer Camden’ yang mempertemukan sepasang single parent dengan trauma pada pernikahan sebelumnya, Cerita dalam Morning Glory ini bisa dibilang lebih tragis.

Buku ini mengisahkan Elly, seorang janda dengan dua orang putra. Ia mengalami trauma dimasa lalu, dimana sang kakek dan nenek yang religious mengurung ia dan sang ibu di rumah selama lebih belasan tahun karena menganggap kehadiran Elly di dunia adalah sebuah ‘aib’. Elly adalah anak yang lahir diluar hubungan pernikahan, sebuah aib bagi kakek Elly yang berprofesi sebagai seorang pendeta. Di rumah pinggir kota yang dibangun menggunakan batuan kokoh dan tanaman rambat morning glory yang menyelimuti pagarnya, Elly menghabiskan masa kecilnya dalam keheningan yang menyedihkan. 

Lalu Dinsmore, seorang pria yang menyelamatkan Elly dari keluarga gilanya setelah sang kakek, nenek, dan ibunya meninggal dalam lima tahun. Dinsmore menikahi Elly dan keduanya pun tinggal di sebuah peternakan di luar kota. Peternakan luas yang membutuhkan banyak pekerjaan. Elly memiliki trauma dengan rumah masa kecilnya dan perempuan itu tidak ingin berbicara dengan siapapun di kota. Namun sayangnya, ketika ia tengah mengandung anaknya yang ketiga, Dinsmore mati tersengat lebah ternaknya, tinggallah Elly, seorang janda dengan dua anak dan satu bayi yang akan lahir beberapa bulan kedepan. Wanita itu begitu putus asa. Tidak ada satupun yang bisa membantunya, sehingga ia dengan rasa keputusasaannya menempelkan iklan di koran: dicari seorang suami. 

Di lain sisi, Will Parker, seorang mantan narapidana yang dipenjara karena membunuh seorang wanita nakal di rumah bordir. Ia tidak memiliki apapun, hanya topi koboi burik dan sepatu yang sudah tidak layak dipakai. Will telah berbulan-bulan berkeliling dari satu negara bagian ke negara bagian yang lain. Will lelah hidup terkantung-kantung. Semua orang yang mengetahui dirinya adalah seorang mantan narapidana langsung mengusirnya ataupun memecatnya, sehingga Will terpaksa hidup di jalanan. Satu hal yang begitu dibutuhkan pria itu saat ini: rumah. 

Cinta tumbuh karena hati yang indah

Orang-orang di kota menganggap Elly sebagai janda tua gila. Ia tidak begitu cantik, tubuhnya adalah tubuh wanita yang sudah melahirkan dua kali dan kini tengah mengandung. Will Parker lalu muncul di halaman peternakan Elly, melamar sebagai suami wanita itu. Keduanya melihat satu sama lain sebagai penolong; Elly butuh laki-laki untuk membantunya mengurus peternakan dan rumahnya yang butuh perbaikan, dan Will membutuhkan makanan dan tempat tinggal. Sebuah hubungan yang bermula dari keputusasaan. 

Hubungan yang awalnya didasari keputusasaan itu, berubah dengan caranya yang indah. Elly memang tidak begitu cantik, tetapi jiwa keibuannya membuat Will benar-benar terpana. Lelaki itu begitu terpesona melihat bagaimana Elly begitu menyayangi kedua anaknya, betapa Elly begitu rajin memasak makanan enak, memanggang roti, dan membuatkannya makanan manis. Dalam diri Elly, Will menemukan kecantikan seorang ibu, wanita yang dicari-carinya selama ini. 

Elly di lain pihak mulai mendapati sisi baik dan ikhlas dari Will. Pria itu begitu cekatan, terampil, dan rajin mengurusi peternakannya. Tidak hanya itu, Will juga pria yang cerdas. Ia membantu menjual hasil peternakan Elly, juga belajar becocok tanam aneka buah, beternak lebah, sampai membenarkan mobil rongsokan di kebun belakang yang sudah terbengkalai. 

Dalam buku ini, para pembaca akan menemukan perkembangan karakter yang begitu menyentuh, juga bagaimana mereka berdua, dua orang dengan luka masa lalu saling membiarkan diri mereka untuk menyembuhkan satu sama lain. 

Alur cerita penuh intrik

Buku ini tidak hanya membahas hubungan keduanya melewati luka lama mereka, melainkan juga bagaimana keduanya tumbuh dan melewati badai rumah tangga bersama. Dimulai dari Will yang harus masuk ke militer sebagai tentara angkatan laut A.S. saat perang dunia ke-2 pecah kala itu, juga sewaktu Will dituduh sebagai pembunuh atas kematian salah seorang pelayan kafe di kota tempatnya tinggal. 

Semua badai itu mereka lewati bersama, sebuah cerita mengharukan bagaimana kesempurnaan lahir dari ketidaksempurnaan. 


Posting Komentar

0 Komentar