Pawn, film yang
diproduksi oleh JKFilm, rumah produksi film korea yang telah sering memprediksi
film yang menguras air mata penonton ini, tampaknya sukses dengan film mereka
yang dirilis akhir tahun 2020 ini. Pawn membawa perasaan sedih serupa ketika
saya menonton film ‘Miracle in Cell no.7’, perihal seorang anak dan hubungan
orang dewasa yang tidak sempurna namun tetap berusaha untuk menyediakan
kehidupan yang berbahagia. Film yang dibintangi oleh tiga aktor utama, yakni Sung
Dong-Il sebagai Doo Seok, Park So-Yi sebagai Seung-Yi (kecil), Ha Ji Won
sebagai Seung-Yi (Dewasa) dan Kim Hee-Won sebagai Jong-Bae.
Insight
baru perihal tenaga kerja dari film pawn
Pawn yang berarti ‘gadai’,
menceritakan perihal seorang anak yang lahir dari ibu imgran gelap yang menetap
dan menikah dengan orang korea selatan. Semuanya
tidak mudah sepeninggal suaminya, sehingga perempuan ini harus meminjam uang
dari rentenir di sana. Doo Seon (diperankan oleh Sung Dong-Il)dan Jong-Bae
(diperankan oleh Kim Hee-Won) adalah duo rentenir yang kala itu menagih ibu
Seung-Yi. Tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan, akhirnya kedua rentenir itu
mengambil anak imigran tersebut, Seung-Yi, sebagai jaminan.
Ibu Seung-Yi berusaha
menyelamatkan anaknya, termasuk mendatangi tempat kerja suaminya terdahulu,
sampai meminjam uang kepada sanak saudaranya. Sayangnya, ibu Seung-Yi
tertangkap dan harus dideportasi ke negara asalnya. Pada adegan ini, penonton
akan melihat betapa banyaknya imigran gelap yang ditangkap di kantor imigrasi,
ditempatkan pada satu ruangan kosong sempit dengan puluhan orang saling duduk
berdesakan. Begitu miris dan menyayat hati.
Selain itu, saya sempat
tertegun ketika Doo Seon hendak menyekolahkan Seung-Yi di salah satu sekolah di
korea, tetapi ditolak karena gadis itu bukan orang korea. Miris, bukan? Ketika ia
adalah seorang yang lahir di korea, memiliki ayah orang korea, namun tidak di
akui karena lahir tanpa “tanda pengenal”.
Kisah
Kasih Sayang tanpa Batas Doo Seon
Doo Seon dan Jong Bae,
dua rentenir yang juga kesusahan dengan kehidupan mereka, secara tiba-tiba
harus merawat Seung-Yi, anak yang awalnya hanya sebatas “jaminan” hutang
ibunya. Lalu, keadaan menjadi di luar kendali saat ibu Seung-Yi, seorang
imigran gelap, tertangkap dan harus dideportasi ke negara asalnya. Di sini, ia
sempat bertemu Doo Seon dan memberi pria itu alamat tinggal keluarga jauh
Seung-Yi di Busan, daerah yang jauh dari tempat mereka.
Doo Seon, Jong Bae, dan
Seung Yi menghabiskan waktu bersama tidak sampai seminggu. Hubungan mereka
menjadi lebih baik dan harmonis. Seung Yi adalah anak yang cekatan dan rajin
bekerja, sementara kedua rentenir itu mulai diam-diam menyayangi anak itu. Singkat
cerita, hari dimana Seung Yi dijemput oleh pamannya pun tiba. Doo Seon yang
sudah menyayangi Seung Yi tampak begitu sedih dengna perpisahan mereka. Ia
memberi Seung Yi pager agar anak itu dapat menghubunginya dari busan kapanpun
ia mau. Beberapa minggu berlalu. Doo Seon belum juga mendapatkan kabar dari
Seung Yi. Perasaannya gelisah, hingga ia memutuskan untuk mencari rumah paman
Seung Yi di Busan.
Mereka menempuh
perjalanan jauh dengan mobil, mendapati bahwa pria itu bukanlah paman Seung Yi,
melainkan seorang calo perdagangan manusia. Alih-alih mendapatkan keluarga yang
bagus serta pendidikan yang diimpikan Seung Yi, ia justru terpaksa tinggal dan
bekerja di rebuah rumah bordir. Doo seon yang begitu marah langsung
menyelamatkan anak itu, bahkan harus menggadaikan mobil mereka berdua.
Saya yakin semua orang
yang menonton film ini akan menangis, setidaknya tersentuh dengan perjuangan
Doo Seon, rentenir yang tidak sekolah untuk menyediakan pendidikan terbaik,
rumah terbaik, serta kasih sayang seorang ayah kepada Seung Yi. Dari film ini,
saya melihat ketulusan manusia: bahwa cinta itu tidak selamanya harus sedarah,
kadang seorang manusia hanya butuh bersama manusia lain untuk mencintainya
dengan tulus.
Cerita
yang ringan penuh haru
Doo Seon hilang di
malam ia hendak menjemput Seung Yi yang kala itu bertemu ayah kandungnya. Keraguan
bahwa Seung Yi akan memilih ayah kandungnya pupus begitu anak itu menelepon dan
memanggilnya ayah untuk pertama kali. Sayang, Doo Seon tidak pernah sampai
hingga belasan tahun berlalu.
Seung Yi maupun Dong
Bae tidak pernah menyerah mencari Doo Seon. Film ini dibungkus dengan alur
maju-mundur, memperlihatkan perjuangan Seung Yi dewasa (Ha Ji Won) dalam
mencari ayahnya yang hilang belasan tahun lalu.
Sebuah film penuh kasih
sayang dan haru, film yang cocok dinikmati bersama keluarga di akhir pekan.

1 Komentar
Baccarat | Table games | FBCasino
BalasHapus"I 1xbet app have to try these 도레미시디 출장샵 four variations febcasino for real money and have some of ventureberg.com/ the https://aprcasino.com/pluscasino/ best prices in Vegas, so I definitely go