Sungai Jodoh Latuppa merupakan salah satu destinasi wisata
murah yang terletak di Jalan Poros Pong Simpin, Desa Murante, Kecamatan
Mungkajang, Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Lokasi wisata ini merupakan wisata
alam berupa aliran sungai besar dengan bentuk yang unik.
Penamaan sungai ini bukan tanpa alasan. Belasan tahun silam, sungai ini masih
dinamakan Sungai Sinala. Namun setelah terkenalnya kisah sepasang kekasih yang
bertemu di sini, yakni pasangan keturunan Tionghoa asal Palopo dan Tana Toraja
yang berhasil sampai ke jenjang pernikahan, perlahan nama Sungai Jodoh makin
melekat dengan sungai ini. Ditambah lagi bentuk pangkal aliran yang berupa
perpaduan dua aliran menjadi satu.
Wisata alam ini sangat cocok bagi para keluarga dengan anak.
Sungai lebar dengan banyak batuan ini sangat ramah anak-anak karena kedalaman
sungai yang dangkal, dan arus yang tidak begitu deras.
Selain menikmati air sejuk dan jernih di aliran sungai jodoh, pengunjung juga
ikut dimanjakan dengan hamparan pohon-pohon rindang seperti ketapang, mangga
dan bambu yang tumbuh lebat di sekitar sungai. Pemandangan asri ini pun dapat
dinikmati pengunjung dari atas jembatan gantung yang membelah sungai ini.
Semenjak ramai, warga lokal di sekitar Sungai Jodoh ini pun
turut meramaikan lokasi wisata ini dengan aneka ragam warung makanan dan
minuman. Di sini, pengunjung dapat menikmati berbagai macam olahan makanan
ringan seperti bakso, kerupuk ubi, es cendol, aneka gorengan, dan minuman
dengan rasa beragam.
Di sini juga tersedia gazebo-gazebo berbagai ukuran yang dapat disewa oleh
pengunjung, juga tanah lapang luas bagi mahasiswa yang hendak melakukan
kegiatan kampus/outbound.
Pengunjung tidak perlu membayar tiket masuk. Hanya perlu membayar biaya parkir
saja, sebesar Rp2.000/motor dan Rp5.000/mobil. Untuk menyewa ban berenang,
pengunjung hanya perlu membayar Rp5.000/ban, dan Rp50.000 untuk penyewaan
gazebo.
Kota Palopo dapat ditempuh dengan pesawat terbang dari
Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar menuju Bandar Udara Bua yang terletak
sekitar 5 km dari Kota Palopo. Para pelancong juga bisa menaiki bus dengan
waktu tempuh sekitar 8 jam. Tarif bus bervariasi, sekitar
Rp150.000-Rp200.000/orang, tergantung jenis bus dan fasilitas yang disediakan.
Untuk penginapan, tersedia beragam pilihan yang terletak tidak jauh dari lokasi
wisata ini. Salah satu penginapan yang dapat menjadi pilihan sekeluarga adalah
penginapan di Kambo Highland. Tarif kamarnya pun bervariasi, mulai dari
Rp750.000 - 1.500.000/malam.
Jika mencari penginapan dengan harga yang lebih murah, bisa menginap di Hotel Horas Jl. Pong Simpin No.41, Mungkajang, Kota Palopo, Sulawesi Selatan yang letaknya sekitar 2 km dari lokasi wisata. Untuk satu kamar standar di hotel ini tarifnya mulai Rp170.000.
Artikel ini telah tayang sebelumnya di sini
0 Komentar