Malino selalu menjadi tempat berlibur yang menyenangkan sejak awal kuliah di tahun 2015 sampai sekarang. Pandemi yang merenggut waktu eksplorasi tempat-tempat menarik di Indonesia, membuat saya membalas waktu yang hilang sebisanya setelah peraturan perjalanan kembali longgar di awal tahun 2022. Di tahun ini, saya mengunjungi Malino berkali-kali, dengan beragam orang.
Beberapa kali saya mengunjungi Malino dalam rombongan bersama kawan-kawan, dan di lain kesempatan saya juga mengunjungi berdua saja dengan satu atau dua orang.
Di kota yang serba cepat dan manusianya dipaksa dan diburu-buru, saya mendapati Malino dingin, lapang, dan relativitas waktu berjalan sedikit lebih lambat dari kota.
Di akhir Juli, saya kembali berkunjung ke daerah dengan seribu kenangan ini bersama rombongan calon pengajar muda indonesia mengajar angakatan 23, orang-orang dari berbagai daerah di Indonesia yang datang ke makassar untuk mengikuti direct assasement Indonesia Mengajar. Banyak dari mereka yang datang jauh-jauh untuk ini, sebut saja kendari, lombok, kalimantan, gorontalo, bahkan palu.
Malino menjadi tempat yang menyenangkan untuk menghabiskan waktu bersama, serta menjadi tempat yang cocok untuk membawa kawan-kawan dari luar daerah untuk menikmati alam yang asri di daerah ini.





0 Komentar