Diawal Februari, tepatnya tanggal tujuh, saya cukup dibuat bingung dengan seledri dan mint yang tumbuh sangat lebat di pot-pot tanaman yang terbatas. Beberapa daun baru tanaman seledri tersebut mulai menggulung karena tidak mendapat cukup ruang tumbuh. Setelah menyirami tanaman-tanaman tersebut, saya kembali masuk ke dalam rumah untuk berberes-beres tipis. Sejam kemudian, saya kembali dengan peralatan kebun standar termasuk gunting dan mulai memotongi beberapa batang seledri yang tebal berwarna hijau pekat dan tampak begitu segar.
Oh iya. Saya cukup kesulitan membedakan jenis-jenis tumbuhan serupa antara daun ketumbar, daun seledri (celery), dan daun peterseli (parsley). Agar tidak seperti saya, sebelum melanjutkan cerita panen seledri kemarin, ada baiknya kamu memperhatikan perbedaan ketiga tumbuhan di atas:
a. Daun ketumbar
Ketumbar memiliki nama lain coriander leaves. Daun ketumbar berbentuk cenderung lebih bulat dengan warna hijau yang jauh lebih terang. Ukurannya pun lebih kecil dibanding seledri atau peterseli.
b. Celery (Seledri)
Seledri punya nama latin apium graveolens. Seledri dikenal sebagai tumbuhan obat yang kerap digunakan sebagai bahan masakan. daunnya lancip dan melebar dengan warna hijau tua yang kontras. Selain itu, batang seledri memiliki permukaan bergerigi dan berbentuk seperti bulan sabit. Rasanya sangat segar.
c. Parsley (peterseli)
Peterseli memiliki nama latin petroselinum crispum. Tanaman ini diklaim berasal dari daerah Mediterania tengah, seperti Siprus, Italia selatan, dan Yunani. Jika seledri punya bentuk daun yang lancip dan melebar, peterseli memiliki daun lebih kecil, keriting, dan bergerombol. Selain itu, batang peterseli cenderung bundar dan halus.
Seledri ini saya adopsi dari salah satu pekebun juga, di akhir bulan desember tahun lalu. Setelah melewati masa panjang karantina di rumah enam bulan lebih, saya merayakan hari-hari yang berhasil terlewati dengan mengadopsi dua bibit tomat, dua bibi cabai, satu bibit seledri, dan satu bibit mint. Hal yang paling sulit dalam menanam adalah membiasakan diri untuk rutin menyirami, memperhatikan perkembangan tanaman, dan memberikan pupuk organic seminggu sekali: atau singkatnya konsistensi.
Awalnya tanaman seledri ini hanya memiliki empat tangkai kurus nan kecil. Begitu saya memindahkannya ke tempat tanam yang lebih besar, batang-batang seledri baru mulai bermunculan pada seminggu pertama. Awalnya, batang-batang yang muncul akan berbarengan dengan batang lama yang menguning. Saya berusaha untuk rutin memangkas tiap batang yang menguning selama dua bulan pertama. Setelah itu, batang-batang seledri yang awalnya kurus dan tipis, mulai berisi dengan dedaunan yang jauh lebih lebat.
Akhirnya di tanggal tujuh bulan lalu, saya pun memanen beberapa belas batang seledri yang mulai tumbuh melingkar. Selain batang yang mulai lebat, alasan lain mengapa saya memangkas batang-batang seledri tersebut sebab batang seledri yang baru tidak lagi tumbuh lurus, melainkan melengkung dan jauh lebih pendek. Saya hanya menyisakan batnag-batang muda dan tiga batang berdiameter sedang.
Tantangan kedua dalam panen seledri ini adalah cara mengolah hasilnya, secara tampaknya agak sulit bagi saya sendiri untuk menghabiskan seledri sebanyak itu dalam beberapa hari. solusi yang terpikirkan adalah mengeringkan seledri sama seperti cara saya mengeringkan duan mint. Menuju pukul sepuluh pagi setelah memanen beberapa batang seledri, sayapun ikut memanen mint-mint yang kini sudah tumbuh begitu lebat, padahal baru saya panen pertengahan bulan satu, kurang sebulan yang lalu. Cara termudah untuk memanen herbs tanpa menghilangkan cita rasa dan menimbulkan bau yang kurang enak, adalah dengan menggunakan cahaya matahari. Namun seperti proses pengeringan mint pertama kali yang (terbilang) gagal sebab daun yang kering dengan bau tajam yang lumayan mengganggu. Agar menghindari kesalahan seperti yang pernah saya lakukan, baiknya kamu menyimak tips mengeringkan herbs yang lumayan ampuh (menurut saya) dibawah ini:
a. Cuci herbs yang akan dikerinkan sampai bersih (bisa menambahkan sedikit bakin soda)
b. Setelah dicuci bersih, tiriskan sampai tidak ada air yang menetes
c. Jejarkan di atas wadah datar seperti nampan, usahakan tidak ada batang dan daun yang saling bertumpuk.
d. Jemur di sinar matahari, saya menjemurnya di balik jendela, sehingga sebagian besar herbs hanya terkena sinar matahari tidka langsung, dan sinar matahari langsungnya pun juga sebagian diserap oleh kaca.
e. Ulangi sampah daun benar-benar kering.
Cara diatas merupakan cara yang sering saya gunakan saat mengeringkan mint dan seledri. Cara ini jauh lebih memuaskan karena herbs mempertahankan citarasa dan bau khasnya, serta tidak menghasilkan bau tajam yang menusuk. Sebulan setelah mengeringkan tanaman seledri, saya masih memiliki stoknya di dapur. Biasanya, seledri kering ini saya gunakan sebagai bumbu tambahan dalam berbagai masakan seperti pasta, perkedel jagung, cireng, sayur sop, hampir semua jenis makanan cocok dengan tambahan cita rasa ini.
2 Komentar
emperor casino - Shootercasino
BalasHapusEmperor หาเงินออนไลน์ Casino is a licensed 더킹 카지노 online gambling site that offers slots, table 제왕 카지노 쿠폰 games, live dealer 샌즈 카지노 주소 games and more. Players can also find games such as 바카라 양빵 Poker,
The king casino no deposit bonus, free spins, bitcoin - CommunityKhabar
BalasHapusNo deposit bonus, free spins, bitcoin. bsjeon No casinosites.one deposits bonus. No withdrawals, communitykhabar bitcoin goyangfc.com no deposit bonuses, novcasino free spins, bitcoin, 10k followers.